UNTUK PENGELOLA AKADEMI OLAHRAGA & SSB
Bukujanji adalah software manajemen akademi olahraga untuk pengelola SSB (sekolah sepak bola), akademi tenis, bulutangkis, basket, futsal, padel, klub renang, sampai dojo karate dan dojang taekwondo. Bedanya dengan aplikasi cari-lapangan: di sini kelompok umur adalah unit penjadwalan. U-8, U-10, sampai U-17 berdiri sebagai kelas masing-masing — punya jadwal mingguan, kuota, roster peserta, dan pelatihnya sendiri, dengan batas usia yang dipasang per kelas. Orang tua mendaftarkan anak lengkap dengan tanggal lahir, membayar iuran lewat QRIS atau transfer bank, dan bisa masuk daftar tunggu kalau kelompok yang dituju sudah penuh. Kehadiran dicatat per peserta per sesi. Satu langganan per outlet mulai Rp 249.000/bulan, tanpa biaya per transaksi dan tanpa biaya per murid — roster bertambah, tagihannya tidak.
U-8 selesai 16.30, U-12 mulai 16.30, dan sesi privat menyelip di sela — semuanya ditulis di satu papan atau satu grup chat. Begitu jadwal berubah karena hujan, turnamen, atau pelatih berhalangan, tidak ada yang tahu versi mana yang berlaku, dan dua kelompok bisa muncul di lapangan yang sama.
Formulir difoto, data anak disalin ulang ke spreadsheet, dan calon murid yang belum kebagian tempat hanya tercatat di kepala admin. Saat ada peserta batal, tidak ada urutan tunggu yang jelas — tempat kosong itu sering hangus, padahal antreannya sebenarnya ada.
Bukti transfer tersebar di galeri ponsel dan rekap pembayaran tidak pernah sinkron dengan daftar murid. Lebih pelik lagi saat orang tua bertanya "anak saya sudah ikut berapa sesi dari paket 8 pertemuan?" — dan tidak ada catatan kehadiran untuk menjawabnya.
Kolom kanan bukan janji roadmap — semuanya fitur yang sudah ada hari ini.
Cara lama
Setelah pindah ke Bukujanji
Pendaftaran siswa baru lewat chat dan formulir kertas.
Orang tua mendaftarkan anak online — nama dan tanggal lahir anak tercatat sebagai peserta.
Jadwal latihan per kelompok umur disebar ulang tiap minggu di grup WhatsApp.
Jadwal mingguan per kelompok umur yang bisa dicek kapan saja.
Anak salah kelompok umur baru ketahuan di lapangan.
Batas usia per kelas dicek otomatis dari tanggal lahir saat pendaftaran.
Kuota latihan tidak terkontrol — satu sesi kepenuhan, sesi lain sepi.
Kuota per sesi per kelompok; sesi penuh otomatis membuka daftar tunggu.
Absensi latihan dicoret di kertas, hilang saat mau direkap.
QR check-in, absensi per anak per sesi, laporan kehadiran bisa diekspor.
Paket latihan ditagih dan dicatat manual.
Paket kuota N pertemuan dengan masa berlaku, dibeli dan dibayar online.
Setiap kelompok — U-8, U-10, U-12, atau kelas beginner dan intermediate — dibuat sebagai kelas sendiri dengan pola latihan berulang mingguan, jam, lapangan atau ruang, dan pelatihnya. Sekali disusun, sesi terbit otomatis tiap minggu; kalau polanya diubah, perubahan bisa diteruskan ke sesi-sesi berikutnya sekaligus.
Tiap sesi punya kapasitasnya sendiri, jadi satu kelompok tidak pernah kelebihan isi. Kalau penuh, calon peserta masuk daftar tunggu dan admin bisa menindaklanjuti begitu ada tempat batal — antrean itu bisa langsung dikonversi menjadi pendaftaran. Roster tiap sesi bisa dibuka kapan saja, bukan direkap ulang.
Kemas iuran sebagai paket bulanan atau paket kuota — misalnya 8 pertemuan dengan masa berlaku. Orang tua membeli dan memperpanjang sendiri lewat QRIS, GoPay, atau transfer BCA, BNI, BRI, Mandiri, dan Permata. Kelas tertentu bisa dikunci hanya untuk pemegang paket aktif, dan pengingat terkirim otomatis saat paket hampir habis.
Kelola beberapa lokasi latihan dari satu akun, dengan rekap pendaftaran dan pembayaran per lokasi. Setiap akademi juga mendapat halaman profil gratis di bukujanji.com — memuat jadwal kelas, paket, dan ulasan orang tua — yang bisa dibagikan sebagai satu link.
Kehadiran dicatat per peserta per sesi, dan QR check-in kelas bisa dipajang di lokasi latihan untuk dipindai peserta saat tiba. Laporan absensi kelas bisa difilter per kelas, per pelatih, dan per rentang tanggal, lalu diekspor. Catatan jujur: laporan ini menghitung peserta yang latihannya memakai paket atau membership.
Dua add-on opsional menangani sisi komunikasi: WhatsApp Reminder mengirim pengingat jadwal latihan otomatis ke orang tua, dan WhatsApp Blast mengirim pengumuman ke daftar kontak akademi.
Satu baris per kelompok umur — U-8, U-10, U-12 — dengan kuota dihitung per sesi. Sesi yang penuh otomatis membuka daftar tunggu, jadi peminat yang datang saat penuh tidak hilang.
16.00
kuota 10/14
16.00
kuota 12/14
08.00
PENUH — daftar tunggu 3
17.30
kuota 9/16
16.00
kuota 14/16
09.30
kuota 11/16
16.00
kuota 13/18
17.30
kuota 8/18
08.00
kuota 16/18
Ilustrasi pola jadwal mingguan — bukan data live akademi mana pun. Kelompok, jam, dan kuota hanya contoh.
Jadwalkan demo 30 menit bersama tim kami di merchant.bukujanji.com/demo. Setelah demo, akun akademi Anda dibuat hari itu juga — siapkan saja daftar kelompok umur dan jadwal latihannya.
Satu kelas untuk satu kelompok: nama (misalnya U-10), batas usia, kapasitas, pelatih, lalu pola latihan mingguannya. Batas usia bisa diisi dalam tahun untuk U-8 sampai U-17, atau dalam bulan untuk kelas usia dini.
Tentukan paket bulanan atau paket kuota pertemuan beserta masa berlakunya, lalu aktifkan pembayaran online. Bila perlu, kunci kelas tertentu hanya untuk pemegang paket aktif.
Sebarkan link halaman akademi lewat WhatsApp. Pendaftaran, daftar tunggu, dan pembayaran masuk sendiri; kehadiran per sesi dan laporan absensi bisa Anda buka dari dashboard.
Sistem inti Bukujanji — jadwal per kelompok umur, pendaftaran, daftar tunggu, absensi per sesi, membership, database murid, dan dashboard — semuanya ada di satu langganan per outlet: Starter Rp 249.000/bulan untuk satu lokasi latihan, atau Rp 199.000/bulan bila dibayar tahunan. Tidak ada potongan per transaksi dan tidak ada biaya per murid, jadi musim pendaftaran yang ramai tidak membuat tagihan Anda ikut naik. Akademi dengan beberapa lokasi memakai Pro Rp 549.000/bulan per outlet, jumlah outlet tanpa batas, dan berlangganan dimulai lewat demo bersama tim kami.
Add-on berikut sepenuhnya opsional dan di luar harga paket. Website dengan domain sendiri sudah termasuk di langganan, jadi yang tersisa hanya soal WhatsApp: aktifkan hanya yang akademi Anda butuhkan, misalnya pengingat jadwal latihan otomatis ke WhatsApp orang tua.
Pengingat jadwal latihan otomatis ke WhatsApp orang tua, memakai token prabayar yang Anda isi sesuai kebutuhan — tanpa langganan bulanan.
Kirim pengumuman gelombang pendaftaran baru, jadwal turnamen, atau libur latihan ke banyak orang tua sekaligus dalam satu kampanye.
Melatih hanya sebagian dari pekerjaan. Sisanya: pendaftaran gelombang baru yang masuk lewat chat, jadwal per kelompok umur yang berubah karena hujan atau turnamen, iuran yang harus ditagih keluarga per keluarga, dan pertanyaan orang tua yang datang setiap hari. Saat jumlah peserta bertambah, beban administratif itu tumbuh lebih cepat daripada jam yang Anda punya — dan biasanya pelatih kepala yang mengerjakannya malam-malam, setelah sesi terakhir selesai.
Kebanyakan aplikasi olahraga di Indonesia dibuat untuk pemain yang mencari lapangan kosong, bukan untuk orang yang mengelola pembinaan. Bukujanji mengambil sisi sebaliknya: sistem pendaftaran, jadwal, pembayaran, dan absensi untuk pengelola. Polanya sama, cabangnya bebas — SSB dan akademi sepak bola, akademi tenis, akademi bulutangkis, basket, futsal, padel, klub renang, sampai bela diri: di dojo karate maupun dojang taekwondo, tingkatan sabuk cukup dipakai sebagai nama kelas dan jadwalnya berjalan dengan pola yang persis sama.
Akademi kecil biasanya punya satu atau dua lapangan tetapi lima sampai delapan kelompok umur. U-8 dan U-10 memakai lapangan yang sama di jam berbeda, U-15 dan U-17 berbagi sesi sore, dan kelas privat menyelip di sela. Selama semuanya hidup di papan tulis dan grup WhatsApp, tiga hal rutin bocor: jadwal dua kelompok bertabrakan di jam yang sama, jumlah peserta satu kelompok melebihi rasio pelatih yang sehat, dan anak yang usianya belum masuk kelompok ikut latihan karena tidak ada yang memeriksa.
Di Bukujanji, setiap kelompok umur berdiri sebagai kelas sendiri. U-8 punya pola latihan mingguannya sendiri — misalnya Senin dan Rabu, 16.00 sampai 17.30 — beserta kuota per sesi, roster peserta, dan pelatih yang ditugaskan; U-12 punya miliknya sendiri. Karena kuota melekat pada sesi, kelompok berhenti menerima peserta begitu penuh. Karena pelatih ditugaskan per kelas, Anda melihat siapa menangani apa tanpa perlu bertanya. Inilah yang membuat satu sistem bisa dipakai sebagai aplikasi manajemen SSB dengan enam kelompok umur sekaligus tanpa jadwalnya saling menimpa.
Batas usia dipasang di kelasnya, dan peserta terdaftar dengan tanggal lahir — bukan sekadar nama di daftar. Batas itu bisa diisi dalam tahun untuk kelompok U-8 sampai U-17, atau dalam bulan untuk kelas usia dini yang bedanya hitungan bulan. Saat jadwal berubah karena lapangan dipakai turnamen atau pelatih berhalangan, sesi bisa dijadwalkan ulang, pelatihnya ditukar, atau lokasinya dipindah — dan orang tua melihat versi terbaru di halaman yang sama, bukan di pesan susulan yang mudah terlewat.
Tidak semua akademi mengelompokkan peserta menurut tahun lahir. Di klub renang, satu kelas bisa berisi anak enam tahun dan anak sepuluh tahun yang sama-sama belum berani melepas pegangan, sementara teman seusianya yang sudah sanggup menyeberangi kolam naik ke kelas berikutnya. Bela diri bekerja dengan cara serupa lewat tingkatan sabuk, dan akademi basket umumnya memisahkan kelas dasar dari tim yang disiapkan untuk kompetisi. Untuk akademi semacam ini usia hanya penyaring tambahan — yang menentukan kelompok adalah kemampuan.
Cara memasangnya sama sederhananya: jadikan setiap tingkat sebagai kelas tersendiri, dan tulis tingkatnya di nama kelas — persis seperti sabuk di dojo. Tersedia juga kolom tingkat kesulitan bawaan dengan skala tetap dari pemula sampai mahir; kalau penamaan di cabang Anda tidak cocok dengan skala itu, misalnya tangga tingkat khas sekolah renang, nama kelas yang menjadi acuan utamanya. Kuota per sesi menjaga rasio pelatih terhadap peserta — di kolam, itu bukan soal kenyamanan melainkan soal keselamatan. Batas usia tetap bisa dipasang sebagai penyaring, dalam tahun maupun dalam bulan untuk kelas usia dini.
Batas yang perlu diketahui sebelum memutuskan: Bukujanji tidak melacak kenaikan tingkat per anak dan tidak menerbitkan sertifikat level. Ketika seorang peserta naik tingkat, pendaftarannya berpindah ke kelas berikutnya, tetapi riwayat kapan ia naik dari tingkat mana ke tingkat mana tidak disimpan sebagai catatan tersendiri. Yang dicatat sistem adalah kehadiran per sesi. Kalau sekolah renang Anda menerbitkan sertifikat tingkat, siapkan jalur terpisah untuk keperluan itu.
Jam latihan favorit selalu yang pertama penuh — sore hari kerja dan Sabtu pagi. Tanpa antrean resmi, calon peserta yang datang setelah tempat habis biasanya hanya dijawab "nanti kami kabari", lalu hilang. Padahal pembatalan tetap terjadi: anak sakit, keluarga pindah, paket tidak diperpanjang.
Bukujanji menyimpan antrean itu sebagai daftar tunggu pada sesi yang penuh. Statusnya bergerak dari menunggu menjadi sudah dihubungi, dan admin bisa menindaklanjutinya dari sisi merchant — termasuk menambahkan sendiri orang tua yang menanyakan lewat telepon. Begitu ada tempat batal, orang di antrean bisa dikonversi menjadi pendaftaran tanpa mengulang data anak dari awal. Efeknya sederhana: tempat yang biasanya hangus jadi terisi.
Ini pembeda paling praktis dan paling sering disalahpahami, jadi kami pisahkan dengan tegas. Kehadiran di Bukujanji dicatat per peserta per sesi — bukan per bulan, bukan per kelas. QR check-in kelas bisa dipajang di lokasi latihan dan dipindai peserta saat tiba, jadi pencatatan tidak menambah pekerjaan pelatih di pinggir lapangan.
Dari catatan itu tersedia laporan absensi kelas yang bisa difilter per kelas, per pelatih, dan per rentang tanggal — lengkap dengan hitungan hadir, tidak hadir, dan batal — lalu diekspor untuk dibagikan atau diarsipkan. Satu batas yang perlu Anda tahu sebelum memutuskan: laporan ini menghitung kehadiran peserta yang latihannya memakai paket atau membership. Peserta yang bayar per sesi (drop-in) belum ikut terhitung di laporan tersebut.
Yang tidak ada — dan kami tidak akan berpura-pura sebaliknya: rapor perkembangan, nilai, serta pelacakan skill atau milestone per anak. Bukujanji mencatat kehadiran, bukan menilai kemajuan teknik pemain. Kalau kebutuhan utama Anda adalah rapor teknik per pemain, siapkan alat terpisah untuk itu.
Iuran adalah napas keuangan akademi, tetapi menagihnya satu per satu lewat chat membuat hubungan dengan orang tua jadi canggung. Di Bukujanji iuran dikemas sebagai membership atau paket kuota: paket bulanan latihan, atau paket sejumlah pertemuan dengan masa berlaku — misalnya 8 pertemuan yang harus dipakai dalam dua bulan. Orang tua membeli dan memperpanjang sendiri secara online, dan sisa kuota berkurang setiap sesi yang dipakai, sehingga pertanyaan "tinggal berapa sesi?" punya jawaban.
Batas yang jujur: ini bukan tagihan berlangganan yang otomatis menarik dana setiap tanggal jatuh tempo, dan tidak ada pencatatan tunggakan yang berjalan sendiri. Yang ada adalah pengingat otomatis lewat WhatsApp, email, atau notifikasi aplikasi saat paket seorang peserta hampir habis atau hampir kedaluwarsa — pemicu perpanjangan, bukan penagihan paksa. Untuk pembayaran tunai di lokasi latihan, Bukukasir yang sudah termasuk tanpa biaya tambahan mencatat transaksinya langsung dari ponsel, sehingga rekap harian tetap satu pintu dengan pembayaran online.
Akademi kecil paling rapuh bukan di jumlah murid, melainkan di biaya yang tidak bisa ditebak. Ada tiga model yang umum dipakai software manajemen akademi, dan bedanya paling terasa justru saat akademi mulai ramai. Model biaya per transaksi: penyedia mengambil persentase dari setiap pembayaran yang masuk — terasa ringan di awal, tetapi ikut membesar persis ketika pendaftaran akhirnya naik, dan Anda tidak pernah tahu berapa tagihan bulan depan.
Model biaya per siswa: paling mudah diprediksi per kepala, tapi menghukum pertumbuhan — setiap anak baru menambah biaya bulanan, dan paling terasa berat pada akademi yang muridnya banyak tetapi iurannya rendah. Model langganan per outlet: Anda membayar jumlah yang sama entah ada 20 atau 120 peserta aktif, jadi biaya sistem cukup ditulis sekali di anggaran dan tidak perlu dihitung ulang setiap kali kelompok umur baru dibuka.
Bukujanji memakai model ketiga: satu langganan per outlet mulai Rp 249.000/bulan (Rp 199.000/bulan bila dibayar tahunan), tanpa potongan per transaksi dan tanpa biaya per siswa — roster bertambah, tagihan tidak. Konsekuensinya kami sampaikan terbuka: akademi yang baru buka dan belum punya murid tetap membayar angka yang sama seperti akademi yang sudah penuh, jadi hitunglah dari jumlah peserta yang realistis di tahun pertama. Akademi dengan beberapa lokasi memakai Pro Rp 549.000/bulan per outlet, jumlah outlet tanpa batas. Add-on WhatsApp (Reminder dan Blast) tetap opsional dan bisa dinyalakan belakangan; website dengan domain sendiri sudah termasuk.
Saat akademi menambah lokasi latihan kedua atau ketiga, dukungan multi-cabang menjaga semuanya dalam satu kendali: jadwal, database murid, serta pendaftaran dan pembayaran per lokasi terpantau dari satu dashboard, dan paket yang sama bisa berlaku lintas lokasi sehingga peserta bebas berlatih di mana pun. Untuk sekolah tenis dengan dua venue, inilah fondasi sistem manajemen sekolah tenis yang tidak pecah begitu venue kedua dibuka.
Kepercayaan orang tua adalah aset terbesar sebuah akademi. Halaman profil gratis di bukujanji.com memuat jadwal kelas, paket, dan ulasan orang tua murid — etalase yang bisa dibagikan sebagai satu link saat ada yang bertanya. Kalau Anda ingin tampil dengan identitas sendiri, website akademi yang sudah termasuk di langganan memberi website dan domain khusus akademi, dan sebagai software manajemen klub renang, akademi tenis, atau SSB, sistemnya tetap sama di belakangnya.
Satu akun orang tua, beberapa anak — tiap anak masuk roster kelompok umurnya sendiri.
Orang tua memakai akunnya sendiri dan menyimpan tiap anak sebagai peserta; pendaftaran bisa mewajibkan tanggal lahir.
Tiap kelompok umur punya batas usia (dihitung sampai bulan). Saat pendaftaran, tanggal lahir anak dicocokkan dengan kelompoknya.
Kehadiran dicatat per anak per sesi — termasuk QR check-in — dan kuota sesi dihitung per anak, bukan per akun.
Batas yang perlu Anda tahu: Bukujanji mencatat kehadiran dan kuota — bukan rapor atau nilai. Penilaian perkembangan anak tetap di tangan pelatih Anda.
Salon, spa, gym, studio yoga & pilates, learning center, dan bisnis layanan lainnya — satu platform booking.
Jadwal kelas mingguan, kapasitas terjaga, orang tua mendaftarkan anak & bayar online.
Kalender per lapangan per jam, DP online via QRIS, bebas dobel booking.
Gelar turnamen internal atau antar-akademi — skor per poin, kelompok umur, dan kategori red & orange ball.
Jadwalkan demo 30 menit bersama tim kami di merchant.bukujanji.com/demo — kami pasang contoh kelompok umur dan jadwal latihan Anda, lalu akun dibuat hari itu juga. Buat kelas U-8 pertama Anda, pasang batas usia dan kuota, susun pola jadwal mingguannya, lalu terima pendaftaran online. Bukujanji dikembangkan oleh PT Kreatif Sistem Teknologi, Jakarta.